Imam - Imam Besar Ahli Hadits Dari Golongan Mahzab Imam Syafi'i

Nama Nama Imam Hadits Yang Di Akui Dan Sah Dari Mahzab Imam Syafi'i


imam-imam ahli hadits

Berikut adalah daftar nama diantara imam-imam ahli hadits yang terkenal dalam islam ahlussunnah waljamaah yang bermahzab Imam Syafi'i. Mereka memilki ilmu dan wawasan tentang hadits yang amat luas, mereka tidak mendapatkan gelar sebagai seorang ahli hadits ( muhaddits ) dengan cuma-cuma atau hanya sekedar membaca buku di perpustakaan. Tapi mereka belajar dan berguru dengan gurunya yang juga seorang ulama besar.

Ulama-ulama ahli hadits tersebut adalah:

1. Al-Bukhari,
2. Muslim,
3. an-Nasa’i,
4. Ibnu Khuzaimah,
5. Ibnu Hibban,
6. al-Isma’ili,
7. ad-Daraquthni,
8. Abu Nu’aim,
9. Jal-Khathib al-Baghdadi,
10. al-Hakim,
11. al-Khaththabi,
12. al-Baihaqi,
13. ad-Silafi,
14. Ibnu Asakir,
15. as-Sam’ani,
16. Ibnun Najjar,
17. Ibnushalah,
18. an-Nawawi,
19. ad-Dimyathi,
20. al-Mizzi,
21. adz-Dzhahabi,
22. Ibnu Katsir,
23. as-Subki,
24. Ibnu Sayyidinnas,
25. al-‘Iraqi, al-Haitsami,
26. Ibnu Hajar al-‘Asqalani,
27. as-Sakhawi, as-Suyuthi dan lain-lain.

Diantara imam ahli hadits diatas generasi Imam Asy’ari dan Maturidi adalah :

1. Ibnu Hibban,
2. ad-Daraquthni,
3. Abu Nu’aim,
4. Abu Dzar al-Harawi,
5. al-Hakim, al-Khaththabi,
6. al-Khathib al-Baghdadi,
7. al-Baihaqi,
8. Abu Thahir as-Silafi,
9. as-Sam’ani, Ibnu ‘Asakir,
10. al-Qadhi ‘Iyadh,
11. Ibnu al-Shalah
12. al-Nawawi,
13. Abu Amr al-Dani,
14. Ibnu Abdil Bar,
15. Ibnu Abi Jamrah,
16. al-Kirmani, al-Mundziri,
17. al-Dimyathi, al-‘Iraqi,
18. al-Haitsami,
19. Ibnu Hajar al-‘Asqalani,
20. al-Sakhawi, al-Suyuthi,
21 al-Qathalani, al-Ubbi
22. Ali al-Qari dan lain-lain.
.
Kesemuanya diatas adalah Ahli hadits, penulis hadits, meriwayatkan hadits..yang satu sama lain terhubung sanad Ilmu dan merupakan pengikut golongan mayoritas Ahlus sunnah wal jama`ah. atau dikenal sebagai As sawad al adzom.

Imam syafii sendiri juga ahli hadits terkemuka karna itu banyak pengikutnya..

Bukti akan hal ini sangat banyak. Imam Ahmad bin Hanbal sendiri menyatakan demikian. Ketika beliau ditanya: “Apakah Syafi’i itu ahli hadist?”.
Beliau menjawab: “Ya. Demi Allah, ia adalah ahli hadits”.
Jawaban ini beliau ulang sebanyak tiga kali.
.
Imam An-Nawawi mengatakan bahwa bukti Imam As-Syafi’i sebagai ahli hadits adalah kegigihannya dalam membela hadits. Dalam istilah ulama, para pengikut madzhab Syafi’i disebut sebagai ahli hadits. Diriwayatkan dari Abu Bakar Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah yang dikenal dengan sebutan imamnya para imam, ia pernah ditanya,
“Apakah anda mengetahui adanya hadits shahih yang belum sempat ditulis oleh As-Syafi’i?”.
beliau menjawab: “Tidak”.

Imam Ar-Razi berkata bahwa Musnad As-Syafi’iyah karya As-Syafi’i merupakan kitab yang sangat terkenal. Tidak ada seorang pun yang mampu mengkritik kitab tersebut.

Itulah diantara bukti yang menunjukkan imam As-Syafi’i sebagai seorang ahli hadits.

NAH, Bagaimana dengan Wahabi ??
Cuma Syaikh Albani si tukang jam. tamat SD. Belajar cuma diperpustakaan. 10 hadits saja tidak hapal. dan satu hadits saja ia tidak meriwayatkannya. tapi pinter pinternya membuat cap :
 DISAHIHKAN OLEH ALBANI
 DI DHAIFKAN OLEH ALBANI
dan matinya pun baru belasan tahun silam atau tepatnya tahun 1999,
LALU KAPAN BERTEMUNYA IA DENGAN PARA PERAWI HADITS??

Simak video berikut dari ustazd H. Mursalin Basyah, Lc, MA memaparkan tentang keutamaan ilmu dan sanad serta sanad-sanad keilmuan ulama hingga sampai kepada Imam Syafi'i.




Previous
Next Post »