Aksi Bela Al-Quran 4 November 2016, " Wahabi Tak Ikut ? "

Membedakan Muslim dengan Munafik

demo 4 november 2016

Aksi Demo besar-besaran pada 4 November mendatang akan membagi umat kedalam beberapa golongan, ada yang sutuju, tidak setuju, kafir dan ada yang abu-abu. 
Pertama yang setuju adalah kelompok yang merasa harga dirinya sebagai pemeluk islam yang merasa islam adalah bagian dari dirinya sendiri, jika islam diremehkan berarti meremahkan diri mereka, wajar tersinggung. Jika sudah tersinggung tentu akan melakukan aksi untuk membelanya bahkan sampai mati, mati membela Al-Quran adalah mati yang mulia

Kedua adalah yang tidak setuju, anehnya yang tidak setuju tersebut adalah umat islam sendiri, pemeluknya yang notabene kitab sucinya adalah Al-Quran. Jika tidak setuju demo tapi membelanya dengan cara lain seperti mendesak pemerintah lewat jalur diplomasi atau jalur hukum dan meyerahkannya kepada pihak yang berwajib, maka itu wajar saja. membela Alquran tidak harus demo, masih ada car lain. 
Tapi ada kelompok lain yang megaku sebagai ahlussunnah dan pemeluk islam paling suci tapi mereka malah tak melakukan apapun untuk membelanya, mereka diam saja, tanpa aksi dan reaksi, mereka mengaku sebagai pengamal Alquran paling sahih, tapi ketika seorang kafir menghina Alquran mereka malah santai saja bahakan cendrung membela si penghina Alquran, siapa mereka...?

KHAWARIJ MODERN
Rasulullah saw. bersabda: 
Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti (Nabi Hud) membunuh kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)
Satu dari ciri kaum Khawarij menurut Nabi Muhammad adalah mereka membaca Al Qur’an dan Hadits, namun tidak diamalkan. Ucapannya tidak melampaui kerongkongan mereka. Hanya di mulut saja. Al Qur’an dan Hadits tak sampai ke otak mereka. Tidak dipahami. Karena taqlid pada Syekh mereka, penafsirannya bertentangan dengan Jumhur Ulama. Akibatnya selain mencaci sesama Muslim dengan kata-kata yang menyakitkan seperti Ahli Bid’ah, Kuburiyyun (Penyembah Kuburan), Musyrik, Sesat, Kafir, dsb, saat kuat, mereka membunuh sesama Muslim. Khalifah Ali adalah korban pembunuhan Khawarij yang pertama karena menurut kaum Khawarij Ali sudah sesat/kafir.

Ulama Dalam Memandang Demo 4 November 2016

Ustazd. K.H. Arifin Ilham
Kasus Ahok ini membedah manusia menjadi 4 kelompok
1. Mu'minuun sejati, pecinta, pejuang dan pembela Alqur'an dengang segala resikonya.

2. Kaafiruun, pendurhaka ini sudah jelas.

3. Munafiquun, kelompok yg ngakunya Islam, tetapi pendukung kaafiruun."Sesungguhnya Allah mengumpulkan orang orang munafik bersama orang kafir dalam SATU WADAH di neraka Jahannam semuanya" (QS An Nisa 140).

4. Abu abu, tidak jelas, pragmatis, diam, cuek, cari selamat, asyik dengan hobby dunianya, ketakutan menjaga karirnya, banyak alasan untuk cari selamat dsb.

Ingat Rasulullah bersabda,"Sesungguh Allah memuliakan suatu kaum (Pencinta, pejuang dan pembelanya) dan menghinakan mereka (Lalai, tidak peduli) karena SIKAP MEREKA KEPADA KITAB ALLAH" (HR Muslim).

Source : FB



Mengapa Wahabi Tak Ikut Membela Al-Quran ?
Ketika Al-Qur'an dan Ulama dilecehkan,, kaum SaWah buka suara:
" Perbaiki diri kita, perbaiki sedekah kita, perbaiki Shalat kita,,perbaiki hubungan kita dengan Allah SWT."Aneh ya mereka,,Saat mengatakan ini sesat itu sesat, kurafat, masuk neraka, mereka terlalu bersemangat,,
Saat Al-Qur'an dilecehkan,sedikitpun mereka tak merasa marah, malah berkata;
" Tugasmu hanya menyampaikan, itu saja,"
Ternyata Al-Qur'an hanya sebatas kerongkongan mereka,
( diambil dari Tausiyah Ustazd Syafiq Reza Basalamah )

Dari pendapat kedua tokoh agama diatas kita bisa menilai
Manakah yang Ahlussunnah dan mana yang Khawarij
Manakah sebetulnya yang pembela agama dan mana yang munafik.
Manakah kaum yang memusuhi kaum muslimin dan bersahabat dengan orang kafir
Tapi jika melihat kaum muslimin melaksanakan suatu amalan yang tidak mereka amalkan, wow, lantang sekali suara mereka mengatakan sesat, kafir, bidah, neraka seolah-olah hal-hal furuiyyah tersebut teramat penting bagi mereka daripada membela kitab suci Alquran.

Previous
Next Post »

3 komentar

Write komentar
11/10/16, 1:54 AM delete

tulisan anda ini ngawur! jangan fitnah da'i sunnah dengan tulisanmu yg penuh suuzon ini! demo itu bukan ajaran islam, ngaji yg bener sama ulama yg bener ngajinya jangan sama ulama yg sesat! kalian yg suka menuduh da'i sunnah sbgai wahabi dan kalian benci mereka sampai menolak mereka dakwah ditempat kalian, meski mereka minta maaf atas kesalahan kata tapi kalian sampai detik ini menyimpan benci dan dendam, agama kalian pecah belah menurut nafsu, demi Allah pertanggung jawaban di akhirat nanti atas apa yg kalian lakukan amat berat! takutlah pd Allah takutlah pd hari akhir!

Reply
avatar
11/10/16, 2:03 AM delete This comment has been removed by the author.
avatar
11/10/16, 2:05 AM delete

satu lagi teguran dari saya, selaku orang yg membela da'i da'i yg anda tuduh sebagai wahabi salafi... smoga Allah memberi hidayah kepada anda kembali pd islam rahmatan lil alamiin atau menghinakan anda sehina hina nya di neraka Jahannam!



anda mengutip ayat suci Qur'an diatas untuk memojokan da'i da'i sunnah, demi Allah tafsiran kalian itu penuh dgn kebencian dan nafsu kalian, slaah tafsir kalian itu akan membuat diri kalian tersiksa sndri di negri ini lihatlah kalianlah penyebab negara ini penuh kezoliman dan kemunkaran trjdi yaitu org2 islam yg menolak ajaran sunnah yg diajarakan Rasulullah tapi mengamalkan ajaran agama yg tidak ada dasar islam, agama kalian jangan islam krna org islam itu taat pd ajaran Rasul tapi kalian tidak taat, sebagian ajaran kalian amalkan yg tida ada contoh! demi Allah kalianlah penyebab negri ini penuh kekacauan sampai korupsi dan terjadinya kemaksiatan meraja lela, satu satunya jalan kalian kembali pd qur'an dan sunnah atau kalian akan hancur cepat atau lambat, ingat maut dan hari kiamat menunggu jawabanmu wahai org2 yg memfitnah da'i da'i sunnah!

Reply
avatar